Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
#budayadalamcerita
On Diary - Cepu, 01 November 2019
Bunga, begitu indahnya. Hanya karena sekelompok orang terlalu mengkultuskannya, menyalahartikan makna dan kegunaannya, lantas sekelompok yang lain jadi menilai negatif lalu membencinya
Tidak perlu berlebihan menilainya, karena dia hanyalah bunga. Bagian dari semesta, ciptaan Allah yang juga untuk memperindah dunia
Secara alamiah, bunga mampu membawa kita pada titik relaksasi… contoh sederhana jika kita melihat taman tak berbunga pasti tidak sedap di pandang, beda lagi jika taman di penuhi bunga yang beragam, akan tampak indah dan membawa suasana jadi lebih hangat serta lebih nyaman
Mencoba merelaksasikan syaraf yang tegang dengan bermain bersama warna-warna kelopak cantik dan keharuman yang beraneka rupa. Cobalah, relaksasi tidak hanya dari piknik dan kopi
#jareaku #lovalia
#bunga
#PesonaIndonesia
#IndonesiaIndah
#WonderfulIndonesia
#IndoTraveller
#TrueClimber
#TheROKer
#BloraTheExplorer
#MyShafarMySyiar
#DiaryPendaki
#CatatanPerjalanan
#PendakiIndonesia
#PendakiHijabers
#BackpackerIndonesia
#HijabTraveller
#Climbing
#Adventuring
#VisitBlora
#EksploreBlora
#Kedungtuban
#Blora
#VisitIndonesia
#Indonesia
IBU, ini adalah persimpuhan pertama aku di pangkuanmu, ketika aku telah
menjadi anakmu, ketika aku telah masuk ke dalam kehidupanmu, ketika aku telah
menjadi bagian dari keluargamu. Ibu terimakasih atas kesempatan terindah yang
engkau berikan kepada aku.
Harapan aku kepadamu, jangan anggap aku orang lain bagimu, jangan
bedakan aku dengan anak-anak kandungmu. Samakan perlakuanmu seperti kepada
mereka. Dukung aku saat aku melangkah dalam kebenaran, ingatkan aku jika
melangkah menuju jurang kesalahan.
IBU, di hari pertama aku menjadi anakmu, aku memohon doa dan restumu, aku
memohon bimbingan dan arahanmu, karena pada hari ini aku telah berikrar untuk
mengarungi samudera rumahtangga berdua, menapak jejak Rasulullah sang suri
taudalan. Menjadi pemimpin bagi anak cucu aku nantinya.
IBU, ajari aku tentang kasih sayang, kasih sayang yang tidak lekang
dimakan usia. Bimbing aku untuk bersabar, kesabaran yang seluas samudra.
Arahkan aku agar saling menguatkan ikatan, ikatan pernikahan dalam bingkai
ibadah. Agar aku belajar mendewasakan diri dan membina keluarga berasas Islami.
IBU, beritahu aku dengan budaya keluargamu, ajari aku dengan adat
istiadatmu, ajak aku bisa beradaptasi dalam keluarga besarmu. Dan tak lupa aku
mohon doa restumu, doakan aku agar bisa menggapai sakinah, mawaddah wa rahmah,
dambaan seorang IBU untuk anak-anaknya. Semoga doa bahagiamu menjadi doa
bahagia aku jua.
AYAH, berjuta rasa syukur bisa ikut bersimpuh, berlutut, dan memelukmu
di hari ini. Hari penyatuan dua hati yang berbeda, yang tidak akan terjadi
tanpa izinmu. Juga kepadamu aku memohon doa restu agar aku menjadi anakmu yang
senantiasa berbakti, membalas budi, dan berbagi kasih di sepanjang hidup aku.
AYAH, bahagia rasanya dapat menjadi bagian dari keluarga yang engkau
bangun sejak lama, keluarga yang padanya dipenuhi canda tawa dan suka cita.
Karena itu, jangan bedakan aku dengan anak-anakmu yang lain. Dalam doamu ada
nama aku dan dalam doa aku ada namamu.
Sejak hari ini, samakan aku dengan anak-anakmu yang lain dalam
perlakuan maupun perkataan. Dukung aku dalam bertindak benar, teguhkan aku
dalam memupuk sabar, dan kuatkan aku dalam menjaga ikrar. Nafas zikir aku akan
senantiasa mengingatkan sakinah yang engkau harapkan untuk aku.
AYAH, ajari aku tentang kerasnya kehidupan, pedihnya cobaan, dan
kuatnya kesabaran. Bimbing aku untuk saling menumbuhkan kasih sayang,
melengkapi kekurangan, melindungi kelemahan, dan berbagi kedamaian. Tuntun aku
cara terbaik untuk mendidik anak aku kelak, kokohkan tekad aku dalam memikul
tanggung jawab. Doakan aku agar mendapatkan keberkahan hidup dari pernikahan
ini. Karena airmata ini adalah airmata bahagia yang menjadi tiket pertemuan
kita di surga sana. Aamiin...
Duhai Ukhti Fillah ...
Jika ingin menikah
Pilihlah lelaki yang bisa menjadi imam untukmu, bukan sekedar menjadi pasanganmu saja
Pilihlah lelaki yang baik agamanya dan akhlaknya, yang bisa mengingatkanmu akan kebaikan, mendekatkanmu kepada Allah Ta'ala
Pilihlah lelaki yang sayang kepada ibu bapaknya, bukan sekedar sayang kepadamu saja, jika ia menghormati dan menyayangi ibu nya, insya Allah dia pun akan menyayangi istrinya, sebab ia tak akan berani melukai orang yang disayanginya
Jika ingin menikah
Pilihlah lelaki yang giat berusaha menjemput rezeki dalam menjalani tanggung jawabnya sebagai seorang suami, bukan ia yang banyak uangnya selalu berfoya foya, karena banyaknya uang tak menjamin ia tanggung jawab kepada istri dan anaknya
Pilihlah lelaki yang sejuk dipandang hingga syurga Allah pun terbayang, bukan perkara parasnya yang tampan,sebab ketampanan tak menjamin hidupmu bahagia
Pilihlah lelaki yang mudah melangkahkan kakinya ke masjid, bukan dia yang mudah melangkahkan kaki nya menuju tempat hiburan ternama, sebab masjid adalah salah satu tanda bahwa ia taat kepada Allah Ta'ala
Jika ingin menikah
Jangan pilih lelaki karena harta, jabatan, ketenaran dan ketampanan semata, pilihlah dia yang membuatmu lebih taat kepadaNya, membuatmu lebih baik dari sebelumnya, dan membawamu menuju syurgaNya.
Banyak orang kaya namun tidak bahagia
Tetapi tidak sedikit pula orang yang kaya namun bahagia hidup nya
Itu dikarenakan hati mereka selalu dekat dengan Tuhan nya
Maka pilihlah seseorang yang hati nya dekat dengan Tuhan nya
Karena dalam keadaan apapun
Dalam keadaan terburuk dalam hidupmu sekalipun
Dia tetap akan membuat hidupmu bahagia
Baik di dunia maupun di akhirat
#jareaku
[]Lovalia
Jika ingin menikah
Pilihlah lelaki yang bisa menjadi imam untukmu, bukan sekedar menjadi pasanganmu saja
Pilihlah lelaki yang baik agamanya dan akhlaknya, yang bisa mengingatkanmu akan kebaikan, mendekatkanmu kepada Allah Ta'ala
Pilihlah lelaki yang sayang kepada ibu bapaknya, bukan sekedar sayang kepadamu saja, jika ia menghormati dan menyayangi ibu nya, insya Allah dia pun akan menyayangi istrinya, sebab ia tak akan berani melukai orang yang disayanginya
Jika ingin menikah
Pilihlah lelaki yang giat berusaha menjemput rezeki dalam menjalani tanggung jawabnya sebagai seorang suami, bukan ia yang banyak uangnya selalu berfoya foya, karena banyaknya uang tak menjamin ia tanggung jawab kepada istri dan anaknya
Pilihlah lelaki yang sejuk dipandang hingga syurga Allah pun terbayang, bukan perkara parasnya yang tampan,sebab ketampanan tak menjamin hidupmu bahagia
Pilihlah lelaki yang mudah melangkahkan kakinya ke masjid, bukan dia yang mudah melangkahkan kaki nya menuju tempat hiburan ternama, sebab masjid adalah salah satu tanda bahwa ia taat kepada Allah Ta'ala
Jika ingin menikah
Jangan pilih lelaki karena harta, jabatan, ketenaran dan ketampanan semata, pilihlah dia yang membuatmu lebih taat kepadaNya, membuatmu lebih baik dari sebelumnya, dan membawamu menuju syurgaNya.
Banyak orang kaya namun tidak bahagia
Tetapi tidak sedikit pula orang yang kaya namun bahagia hidup nya
Itu dikarenakan hati mereka selalu dekat dengan Tuhan nya
Maka pilihlah seseorang yang hati nya dekat dengan Tuhan nya
Karena dalam keadaan apapun
Dalam keadaan terburuk dalam hidupmu sekalipun
Dia tetap akan membuat hidupmu bahagia
Baik di dunia maupun di akhirat
#jareaku
[]Lovalia
Saat hati merindukan seseorang, aku menasehati diriku :
Pejamkan matamu cukup Allah saja yg tau.
Merindulah kepadanya karenaNya.
Mohonlah agar dijauhkan dari segala hal yg bisa membuat kita lupa padaNya.
Aku semakin mengerti bahwa jarak ini bukan untuk menghukumku.
Tapi jarak dan waktu ini untuk menjaga aku dan menjaganya.
Dengan jarak ini, aku dan dia akan berusaha tuk sama sama perbaik diri.
Dengan waktu ini, aku dan dia akan berusaha sama sama tuk lebih mendekatnya diri padaNya.
Dia?
Siapa?
Entah, aku pun juga masih belum tau dia siapa:))
Dia yg akan menjagaku kelak.
Dia yg akan melindungiku kelak.
Dia yg menjadi imam dunia akhiratku kelak.
Dia yg akan bertanggung jawab segalanya tentangku.
Dia yg akan membimbing dan membawaku ke surgaNya.
Dan dia yg benar benar mencintaiku karenaNya.
Aku yakin andai tiba saatnya nanti..
Aku dan dia akan lebih siap untuk melayari semua ini dengan jalan yang diridhaiNya
Terima kasih ya Allah...
Karena memberi kesempatan padaku melalui jalanMu ini
Terima kasih ya Rabb..
Karena memberikan jarak itu kepada aku dan dia.. Mungkin dia sudah ada dalam kehidupanku saat ini, atau mungkin juga aku sudah pernah bertemu dengannya?
Hehe entahlah:))
Sudah pernah atau pun belum pernah bertemu dengannya, aku yakin Kau akan satukan kami disaat waktu yg Kau ridhai
Kini, jauhkan aku dari segala hal yg bisa menjerumuskanku ke dalam dosa..
Jauhkan aku dari segala hal yg bisa membuatku lupa padaMu..
Jaga hati ini selalu yaAllah..
Satukan hati ini dgn seseorang yg hatinya selalu terpaut denganMu.. Aku,
Mencintaimu utuh..
Tak tersentuh..
Terbalut dalam do'a..
#jareaku
[]Lovalia
Pejamkan matamu cukup Allah saja yg tau.
Merindulah kepadanya karenaNya.
Mohonlah agar dijauhkan dari segala hal yg bisa membuat kita lupa padaNya.
Aku semakin mengerti bahwa jarak ini bukan untuk menghukumku.
Tapi jarak dan waktu ini untuk menjaga aku dan menjaganya.
Dengan jarak ini, aku dan dia akan berusaha tuk sama sama perbaik diri.
Dengan waktu ini, aku dan dia akan berusaha sama sama tuk lebih mendekatnya diri padaNya.
Dia?
Siapa?
Entah, aku pun juga masih belum tau dia siapa:))
Dia yg akan menjagaku kelak.
Dia yg akan melindungiku kelak.
Dia yg menjadi imam dunia akhiratku kelak.
Dia yg akan bertanggung jawab segalanya tentangku.
Dia yg akan membimbing dan membawaku ke surgaNya.
Dan dia yg benar benar mencintaiku karenaNya.
Aku yakin andai tiba saatnya nanti..
Aku dan dia akan lebih siap untuk melayari semua ini dengan jalan yang diridhaiNya
Terima kasih ya Allah...
Karena memberi kesempatan padaku melalui jalanMu ini
Terima kasih ya Rabb..
Karena memberikan jarak itu kepada aku dan dia.. Mungkin dia sudah ada dalam kehidupanku saat ini, atau mungkin juga aku sudah pernah bertemu dengannya?
Hehe entahlah:))
Sudah pernah atau pun belum pernah bertemu dengannya, aku yakin Kau akan satukan kami disaat waktu yg Kau ridhai
Kini, jauhkan aku dari segala hal yg bisa menjerumuskanku ke dalam dosa..
Jauhkan aku dari segala hal yg bisa membuatku lupa padaMu..
Jaga hati ini selalu yaAllah..
Satukan hati ini dgn seseorang yg hatinya selalu terpaut denganMu.. Aku,
Mencintaimu utuh..
Tak tersentuh..
Terbalut dalam do'a..
#jareaku
[]Lovalia
Saya suka heraan kalau ada laki-laki dan perempuan yang pacaran kemudiaan menikah lalu mengatakan kuranglebih seperti ini:
"Alhamdulillaah ya halal juga.."
"Alhamdulillaah sah juga.."
"Alhamdulillaah jadi pacar 'halal' juga.."
.
Nah kan secara nggak langsung mereka itu meng-iyakan bahwa yang mereka lakukan itu memang haram. Upsss ... hihi
"Alhamdulillaah ya halal juga.."
"Alhamdulillaah sah juga.."
"Alhamdulillaah jadi pacar 'halal' juga.."
.
Nah kan secara nggak langsung mereka itu meng-iyakan bahwa yang mereka lakukan itu memang haram. Upsss ... hihi
Pernah nggak denger orang mengatakan begini:
.
"Eh bukan muhrim (maksudnya mahrom) nggak boleh berdua-duaan.. Yang ke 3 setan.."
"Bukan muhrim dilarang salaman"
Tapi mereka tetap melakukannya..
.
Ya mungkin ini semacam sikap "Pura-pura nggak tahu"
"Pura-pura lupa kalau itu haram.."
"Masa bodoh dengan larangan Allah.."
.
Mungkin juga ini semacam sikap MENANTANG syari'at.. 😠😠😠
Padahal sudah Allah janjikan loh laki-laki yang baik dengan perempuan yang baik dan sebaliknya.. Bisa jadi memang itu sikap yang nggak percaya dengan taqdir Allah..
Padahal masalah jodoh, rezeki, dan maut sudah dijamin Allah..
.
Pernikahan itu ibadah sunnah yang mulia, tentu menjemputnya dengan cara yang mulia juga..
Bukan grusak-grusuk 'seenake dewe.." 😒😒
.
Apapun bentuknya itu pacaran tetap terlarang, yang terang-terangan, dari yang pegang-pegangan sampai yang -na'udzubillah' level parah. .
.
Pacaran halusnya dibumbui dengan dakwah (kata mereka yang suka modus), yang mereka katakan islami, atau dari yang pacaran dibalik layar sadar nggak sadar misalnya sms-an/telfonan/chatt dengan bukan mahromnya tanpa ada alasan yang dibenarkan syari'at (meskipun untuk ta'aruf sekalipun usahakan memakai perantara agar lebih selamat dari fitnah)..
.
Sudah jelas kan, Islam sudah begitu mulia mengatur tata cara dan adab berinteraksi dengan bukan mahrom jadi nggak usah mengadakan perkara yang nggak ada bahkan sampai menghalalkan yang haram -subhanallah-
.
Jaga.. jaga.. Terus jaga pandangan, jaga hati, jaga jari-jari kita, mata kita, dan lainnya dengan bukan mahrom..
Meskipun nggak ada orang yang menyaksikan, ingat terus bahwa Allah Maha Mengawasi..
Wallahualam
maryamahhafsahazzahra
Karena terlalu susah meneladani keberanian Khadijah, maka biarlah lumrah meneladani penantian dalam diam seorang Fatimah.
Karena aku wanita.
Aku bisa merasakan hal yang tak bisa engkau rasakan, aku bisa merasa sedih tanpa engkau sadari. Namun kau hanya mampu menilai diriku dengan begitu mudahnya?
Karena aku wanita.
Aku bisa merasa rapuh tanpa kau suruh.
Aku bisa merasa bahagia tanpa kau memintanya.
Aku bisa melakukan hal tanpa kau ada didalamnya.
Namun, mengapa kau selalu menganggap bahwa aku lemah?
Karena aku wanita.
Aku tahu membedakan yang mana hanya sekedar suka dan rasa sayang.
Aku tahu merasakan hal-hal yang jauh dari engkau bayangkan.
Namun, kau selalu menganggap bahwa itu hanya perasaanku saja? Bawa perasaan karena suasana?
Karena aku wanita.
Bukan berarti aku lemah.
Bukan berarti aku ingin di bodohi.
Bukan berarti aku tak tahu tentang apa-apa yang terjadi disekitarku.
Namun, yang engkau anggap seperti itu kepadaku itu adalah hal yang sangatlah salah. Wanita sangat peka bahkan untuk merasakan sesuatu ia tak lepas dengan hati. Dan kau hanya menggunakan logika mu tuk menilaiku? Berserta hatiku?
Bukan berarti engkau seenaknya berkata demikian, beranggapan yang tak sewajarnya. Mungkin itu karena logikamu? Bukan hatimu? Karena aku wanita. Maka aku lebih tahu apa yang tidak kau rasakan.
Dan kepada para laki-laki, semoga kalian tau kenapa wanita lebih suka menenggelamkan apa yang dirasa, kemudian ia layangkan setinggi-tingginya lewat doa. Hingga tak seorang pun tau apa yang ia rasa, selain Sang Pemberi Rasa.
Menyulitkan memang harus menahan apa yang sangat ingin kita keluarkan. Sakit memang harus membungkam apa yang seharusnya disampaikan. Merasakan tapi bertahan untuk tidak mengharapkan. Memikirkan tapi bertahan untuk tidak mengungkapkan. Mencintai tapi bertahan untuk tidak memiliki. Percayalah itu lebih berat dari sekedar patah hati.
Karena kadang alasannya cuma 1 : wanita tak mau terlihat "murahan dan gampangan"
[]Lovalia
Maaf temanku, kenapa saat saya melakukan salah dan khilaf langsung dirimu menyalahkan jilbabku?
Maaf teman, bukan berarti ketika saya menggunakan jilbab lebar ini lantas seketika akhlak saya langsung berubah 100% menjadi akhlak mulia. Lantas saya tau seluruh ilmu-ilmu agama.
Kenapa saat saya salah dirimu langsung membawa-bawa jilbabku ? Maaf kawan, saya tidak se"malaikat" itu. Yang langsung bisa berubah sepenuhnya. Saya juga butuh proses untuk menjadi lebih baik.
Dan saya belum tentu se"sempurna" wanita berjilbab besar yang ada di fikiran anda. Maafkan saya yang realitanya tak sesuai dengan ekspektasi anda.
Jangan ciutkan nyali saudari-saudari kita yang ingin berubah namun ragu dikarenakan kata-kata yang mungkin akan terlontar.
Saya berkata seperti ini bukan berarti membenarkan diri saya yang masih banyak salahnya, tetapi coba pahami merubah kebiasaan itu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.
Jilbab sesuai syariat itu wajib, urusan antara aku dan Penciptaku. Sama halnya denganmu, itupun wajib bagimu.
Maaf teman, bukan berarti ketika saya menggunakan jilbab lebar ini lantas seketika akhlak saya langsung berubah 100% menjadi akhlak mulia. Lantas saya tau seluruh ilmu-ilmu agama.
Kenapa saat saya salah dirimu langsung membawa-bawa jilbabku ? Maaf kawan, saya tidak se"malaikat" itu. Yang langsung bisa berubah sepenuhnya. Saya juga butuh proses untuk menjadi lebih baik.
Dan saya belum tentu se"sempurna" wanita berjilbab besar yang ada di fikiran anda. Maafkan saya yang realitanya tak sesuai dengan ekspektasi anda.
Jangan ciutkan nyali saudari-saudari kita yang ingin berubah namun ragu dikarenakan kata-kata yang mungkin akan terlontar.
Saya berkata seperti ini bukan berarti membenarkan diri saya yang masih banyak salahnya, tetapi coba pahami merubah kebiasaan itu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.
Jilbab sesuai syariat itu wajib, urusan antara aku dan Penciptaku. Sama halnya denganmu, itupun wajib bagimu.
[]Lovalia
Jodoh, tidak akan ada yang mengetahui persis tentang mu. Layaknya rahasia yang telah ditutup rapat olehNya namun banyak yang menunggu kedatanganmu.
Jodoh, katanya dirimu adalah sebuah cerminan dari diriku, maka aku memperbaiki kepribadian dan akhlakku agar saat kau datang diri ini dalam keadaan siap.
Jodoh, walaupun bukan engkau yang menjemputku terlebih dahulu? Tak mengapa. Mungkin Allah ﷻ lebih mencintaiku serta DIA telah mempersiapkan jodoh akhiratku disana. Senang? Sudah pasti.
Jodoh, buktikanlah rasa itu, rasa cintamu yang suci. Membawa kita dalam ikatan yang halal tanpa ada zina didalamnya.
Jodoh, aku menantimu. Menanti kehadiranmu memohon restu tuk meminangku dihadapan sang orangtua yang telah menjagaku.
Jodoh, walaupun engkau masih bimbang. Namun shalat istikharah mu lah yang akan menjadi tuntunan tuk memilih atas izin dariNya.
Jodoh, semoga kita bertemu walau butuh banyak proses dan kesabaran tuk menjaga agar perasaan cinta ini suci dan abadi. (siapapun itu)
Saat engkau mulai memutuskan berjalan ke arah berbeda dari kehidupan semula, mulai mendekat setapak demi setapak untuk meraih cinta-Nya, tak mengapa bila orang-orang mulai menjauhimu. Saat mereka bilang langkahmu ‘tersesat’, pilihanmu terlalu cepat, biarlah! Janganlah omongan-omongan sumbang menghentikan niatmu untuk terus menapaki jalan yang DIA ridhai. Seperti kamu dulu, mereka juga belum bergerak sepertimu saat ini. Dan saat ini kamu mulai berhijrah untuk DIA, doakan saja mereka mendapatkan ‘jalan’ yang seharusnya mereka lalui untuk meraih cinta-Nya.
Tak mengapa bila berjarak untuk kebaikan, asal DIA selalu bersama meski kau sendirian dalam ketaatan.
Tak mengapa bila berjarak untuk kebaikan, asal DIA selalu bersama meski kau sendirian dalam ketaatan.
Ya, tak mengapa bila ada jarak antara kamu dan sekitar. Mungkin antara dia yang pernah ada di hatimu. Sosok yang sering kau dengungkan namanya dan sebut dalam doamu. Yakinlah, lepaskan semua rasa itu secara perlahan dan semoga DIA lekas hadirkan rasa cinta yang melebihi cintamu pada dia. Rasa cinta yang hanya kau rasakan saat DIA mulai bersamamu, membersamai hari-harimu, mengiringi langkah hijrahmu.
Saat cinta-Nya mulai kau genggam, tentu DIA akan memperindah hari-harimu dengan keberkahan. “Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik.” (HR. Ahmad)
[]Lovalia
Bertingkah ala "anak gaul" belum tentu bikin kita masuk syurga.
Ada orang yang bilang tukeran baju sama pacar itu trendy. Ada yang bilang upload foto ala-ala salah satu hewan lagi julurin lidah hits. Ada yang bilang perempuan kudu strong, berantem ala genk gitu gokil.
Bahkan ada lagi yang bilang cium k**ek pacar itu inti dari hubungan ala anak modern.
Trendy, hits, gokil, keren, gaul, atau apalah namanya itu, pentingnya apa kawan? Popularitas? Tapi, apakah popularitas itu bisa bikin kita jadi manusia yang lebih baik? Apakah dengan popularitas itu akan menghantarkan kita ke syurgaNya? Apakah mereka, yang bilang kita populer itu nanti jika kita masuk neraka mau membantu kita?
Jika yang rajin beribadah saja belum tentu masuk Syurga, bagaimana kita yang malah rela menggadaikan agama hanya agar jadi hits masa kini?
Memang yang alim belum tentu baik.
Tapi, setidaknya mereka tengah berusaha menjadi lebih baik.
Lah kalau kita malah makin menjauh dan enjoy dalam maksiat, maka bagaimana kita nantinya?
Bahkan ada lagi yang bilang cium k**ek pacar itu inti dari hubungan ala anak modern.
Trendy, hits, gokil, keren, gaul, atau apalah namanya itu, pentingnya apa kawan? Popularitas? Tapi, apakah popularitas itu bisa bikin kita jadi manusia yang lebih baik? Apakah dengan popularitas itu akan menghantarkan kita ke syurgaNya? Apakah mereka, yang bilang kita populer itu nanti jika kita masuk neraka mau membantu kita?
Jika yang rajin beribadah saja belum tentu masuk Syurga, bagaimana kita yang malah rela menggadaikan agama hanya agar jadi hits masa kini?
Memang yang alim belum tentu baik.
Tapi, setidaknya mereka tengah berusaha menjadi lebih baik.
Lah kalau kita malah makin menjauh dan enjoy dalam maksiat, maka bagaimana kita nantinya?
[]Lovalia
Bismillahirahmanirahim .
Berulang-ulang hatiku mencoba untuk memungkiri
Semakin kupungkiri semakin sakit hadir mengisi
Kadang dalam sepiku, hatiku menggeliat bertanya
Sanggupkah kau bertahan walau hanya mendengar sesuatu yang tak pasti?
Entahlah
Aku tak mampu berkata atau berbicara
Merangkainya saja aku gemetar
Rasa takut itu terlalu besar
Dan maluku masih setinggi langit yang berkoar
Lalu bagaimana?
Sesekali kucoba untuk berkata
Namun yang dapat kuraih hanyalah perih
Jika banyak yang disampaikan hati
Semakin takut diriku mengangkat kepala
Bahkan semakin malu hatiku untuk menoleh
Maaf jika wanita hina ini lancang
Entah harus bagaimana
Aku sendiripun bingung dengan hati kotorku
Jika ingin menuruti inginku
Rasanya terlalu lancang
Aku ingin melihat tanpa ada rasa malu
Ingin merasakan hangat tanpa ada rasa takut
Jika ingin menuruti kemauanku
Akupun sangat ingin mendengar dendang itu
Namun imanku berbisik agar aku menutup telinga
Jika ingin mendengar kata rindu
Sesungguhnya hati hinaku ingin mengatakannya
Namun bagaimana aku berkata
Jika merangkainya saja tubuhku gemetar
Jika bibirku saja masih terbata
Bersama angin kuputar kembali memori yang pernah ada
Manis namun tajam
Hingga hati gelapku bersimbah darah karena tajamnya yang tak kenal rasa
Karena sisi lancangku
Aku terlanjur jatuh
Maaf jika pernah kusebut namamu dalam deret doaku
Jika kumampu mengulang dari huruf awal
Aku ingin kembali pada saat retinaku belum sempat menjatuhkan sesuatu dalam hatiku
Maaf bila kutahu deret namamu
Maaf karena telah mengenalmu
Maaf tak sadar aku mengharapmu
Maaf diam-diam kuminta kamu pada Tuhanku
[]Lovalia
Merindukan pendamping hidup adalah fitrah yang dimiliki setiap insan. Begitu pula kita kaum perempuan, sebagai makhluk Allah yang ingin sekali dibimbing, dimengerti dan merasa dilindungi. Terlebih lagi terlahir untuk dicintai. Hal yang wajar pula ketika insan muslimah berharap kehadiran seorang ikhwan pujaan kalbu di kehidupanya.
Menanti adalah ujian yang tak mudah bagi seorang gadis muslimah. Saat menanti inilah hatimu akan terus diuji, sebatas mana kesungguhanmu dalam proses meraih cinta yang diridhoi-Nya. Seperti bunga yang sedang mekar atau telah sekian lama bertahan dengan masing-masing keindahan yang tertanam rapi darinya.
Menanti adalah ujian yang tak mudah bagi seorang gadis muslimah. Saat menanti inilah hatimu akan terus diuji, sebatas mana kesungguhanmu dalam proses meraih cinta yang diridhoi-Nya. Seperti bunga yang sedang mekar atau telah sekian lama bertahan dengan masing-masing keindahan yang tertanam rapi darinya.
Dan tak heran ia juga kadang terlena oleh tawaran manis si kumbang yang datang dengan mempesonanya. Tapi sayang, kebanyakan kumbang-kumbang itu sekedar ingin menggoda saja. Malah ada pula yang sekedar ingin menghisap madunya saja, tanpa mau bertanggung jawab. Na'udzubillah! Begitulah fakta dimasa akhir jaman kini.
Realita fitnah syawat yang terjadi dimana-mana hingga banyak perempuan yang kehilangan kehormatannya. Karena itu, setiap gadis muslimah hendaknya harus pandai menjaga diri dan berhati-hati. Jangan sampai tertipu dan terpedaya oleh sumpah iblis untuk menyesatkan manusia dari berbagai arah! (QS. Al-A'fāf: 16-18). Ingat! Menjadi perempuan itu cuma ada dua pilihan: menjadi sebesar-besarnya fitnah atau menjadi sebaik-baiknya perhiasan.
Realita fitnah syawat yang terjadi dimana-mana hingga banyak perempuan yang kehilangan kehormatannya. Karena itu, setiap gadis muslimah hendaknya harus pandai menjaga diri dan berhati-hati. Jangan sampai tertipu dan terpedaya oleh sumpah iblis untuk menyesatkan manusia dari berbagai arah! (QS. Al-A'fāf: 16-18). Ingat! Menjadi perempuan itu cuma ada dua pilihan: menjadi sebesar-besarnya fitnah atau menjadi sebaik-baiknya perhiasan.
Lalu sebagai seorang gadis muslimah, apa yang sebaiknya dilakukan dalam penantiannya?
Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat, baik bagi urusan di dunia maupun akhiratmu kelak. Memperbanyak do'a dan bertawakal. Insyallah, Allah akan bantu kita agar menjadi muslimah tangguh sejati yang mempersiapkan bekal diri dengan sebaik-baiknya ilmu demi meraih makna sukses yang sesungguhnya.
Indahnya bersabar dalam penantian itu, ketika kita bisa menikmati proses demi proses yg menuntun agar semakin bertambah kecintaan kita untuk mencintai-Nya.
Letih menanti itu pasti, lelah berharap jangan di tanya, namun apakah Allah suka bila hambaNya putus asa? Semua
sudah terencana indah di rahasiaNya, jangan terburu-buru menafsirkan
cinta yang belum jelas apalagi mengungkapkannya, laporkan setiap rasa
yang timbul terlebih dahulu pada sang pemberi restu.
Keep husnudzan sama Allah! Buktikan kalau kita itu tidak lemah dalam urusan hati.
[]Lovalia
HARI PEREMPUAN INTERNASIONAL : MENILIK KESETARAAN GENDER DALAM PANDANGAN ISLAM
Senin, 07 Maret 2016
Posted by Lovalia
8 MARET ini, dunia
sedang merayakan Hari Perempuan Internasional. Hari Perempuan Internasional
nyaris seirisan dengan gerakan feminisme. Gerakan feminis sendiri dimulai sejak
akhir abad ke- 18, namun diakhiri abad ke-20, suara wanita di bidang hukum,
khususnya teori hukum, muncul dan berarti. Hukum feminis yang dilandasi
sosiologi feminis, filsafat feminis dan sejarah feminis merupakan perluasan
perhatian wanita dikemudian hari. Di akhir abad 20, gerakan feminis banyak
dipandang sebagai sempalan gerakan Critical Legal Studies, yang pada intinya
banyak memberikan kritik terhadap logika hukum yang selama ini digunakan, sifat
manipulatif dan ketergantungan hukum terhadap politik, ekonomi, peranan hukum
dalam membentuk pola hubungan sosial, dan pembentukan hierarki oleh ketentuan
hukum secara tidak mendasar. Dalam hal ini, kesetaraan gender seringkali
digaungkan.
Dalam pandangan hukum
Islam, segala sesuatu diciptakan Allah dengan kodrat. Demikian halnya manusia,
antara laki-laki dan perempuan sebagai individu dan jenis kelamin memiliki
kodratnya masing-masing. Al-Qur'an mengakui adanya perbedaan anatomi antara
laki-laki dan perempuan. Al-Qur'an juga mengakui bahwa anggota masing-masing
gender berfungsi dengan cara merefleksikan perbedaan yang telah dirumuskan
dengan baik serta dipertahankan oleh budaya, baik dari kalangan kaum laki-laki
maupun perempuan sendiri.
Kodrat perempuan sering
dijadikan alasan untuk mereduksi berbagai peran perempuan di dalam keluarga
maupun masyarakat, kaum laki-laki sering dianggap lebih dominan dalam memainkan
berbagai peran, sementara perempuan memperoleh peran yang terbatas di sektor
domestik. Kebudayaan yang berkembang dalam masyarakat pun memandang bahwa
perempuan sebagai makhluk yang lemah, emosional, halus dan pemalu sementara
laki-laki makhluk yang kuat, rasional, kasar serta pemberani. Anehnya
perbedaan-perbedaan ini kemudian diyakini sebagai kodrat, sudah tetap yang
merupakan pemberian Tuhan. Barang siapa berusaha merubahnya dianggap menyalahi
kodrat bahkan menentang ketetapan Tuhan.
Peran dan status
perempuan dalam perspektif Islam selalu dikaitkan dengan keberadaan laki-laki.
Perempuan digambarkan sebagai makhluk yang keberadaannya sangat bergantung
kepada laki-laki. Sebagai seorang anak, ia berada di bawah lindungan perwalian
ayah dan saudara laki-laki, sebagai istri bergantung kepada suami. Islam
menetapkan perempuan sebagai penenang suami, sebagai ibu yang mengasuh dan
mendidik anak dan menjaga harta benda serta membina etika keluarga di dalam
pemerintahan terkecil.
Al-Qur'an tidak
mengajarkan diskriminasi antara lelaki dan perempuan sebagai manusia. Di
hadapan Tuhan, lelaki dan perempuan mempunyai derajat yang sama, namun
masalahnya terletak pada implementasi atau operasionalisasi ajaran tersebut.
Kemunculan agama pada dasarnya merupakan jeda yang secara periodik berusaha
mencairkan kekentalan budaya patriarkhi. Oleh sebab itu, kemunculan setiap
agama selalu mendapatkan perlawanan dari mereka yang diuntungkan oleh budaya
patriarkhi. Sikap perlawanan tersebut mengalami pasang surut dalam perkembangan
sejarah manusia.
Semua dimungkinkan
terjadi karena pasca kerasulan Muhammad, umat sendiri tidak diwarisi aturan
secara terperinci (tafshily) dalam memahami Al-Qur'an. Di satu sisi Al-Qur'an
mengakui fungsi laki-laki dan perempuan, baik sebagai individu maupun sebagai
anggota masyarakat. Namun tidak ada aturan rinci yang mengikat mengenai
bagaimana keduanya berfungsi secara kultural. Berbeda pada masa kenabian
superioritas dapat diredam. Keberadaan nabi secara fisik sangat berperan untuk
menjaga progresivitas wahyu dalam proses emansipasi kemanusiaan. Persoalannya,
problematika umat semakin kompleks dan tidak terbatas seiring perkembangan
zaman, sementara Al-Qur'an sendiri terdapat aturan-aturan yang masih bersifat
umum dan global (mujmal) adanya.
Al Qur’an secara umum
dan dalam banyak ayatnya telah membicarakan relasi gender, hubungan antara
laki- laki dan perempuan, hak- hak mereka dalam konsepsi yang rapi, indah dan
bersifat adil. Kesetaraan yang telah di akui oleh Al Qur’an itu, bukan berarti
harus sama antara laki- laki dan perempuan dalam segala hal. Untuk menjaga
kesimbangan alam (sunnatu tadafu’), harus ada sesuatu yang berbeda, yang
masing-masing mempunyai fungsi dan tugas tersendiri.
Dalam pandangan Islam perempuan memiliki
kedudukan yang sama dibandingkan dengan laki-laki. Dari sudut penciptaan,
kemuliaan, dan hak mendapatkan balasan atas amal usahanya perempuan memiliki
kesetaraan dengan laki-laki. Sedangkan dalam hal peran perempuan memiliki
perbedaan dengan laki-laki. Peran perempuan yang wajib adalah sebagai anggota
keluarga yaitu sebagai istri dari suami dan ibu bagi anak-anaknya. Sedangkan
peran perempuan sebagai anggota masyarakat dalam urusan muamalah mendapatkan
profesi (pekerjaan) dihukumi dengan rukhshah darurat. Meskipun diperbolehkan
namun harus selalu mementingkan segi kemaslahatan baik bagi rumah tangga maupun
bagi masyarakat. Apabila lebih banyak kemudaratannya bagi keluarga maka profesi
di luar rumah harus ditinggalkan mengingat sesuatu yang darurat tidak boleh
meninggalkan hal yang wajib.
So,
para IPMawati , pelajar putri kebanggaan Muhammadiyah, mari berdiri, tegak,
tampil di muka tanpa melupakan kodrat kita sebagai wanita . J
IPMawati Alia
-Anggota Bidang Advokasi PW IPM Jawa
Tengah-
=====================================================================
Advokasi
adalah sebuah bidang dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang diarahkan pada
penyadaran, pendampingan, dan pembelaan terhadap hak-hak pelajar melalui
pengembangan budaya kritis di kalangan pelajar.
Kematian adalah sebuah misteri, yang tidak bisa di ketahui, kapan ia akan menghampiri,namun dia datang dengan pasti. Pertanyaannya akankah kita di jemput ajal dalam keadaan khusnul khatimah? Akankah diri kita meninggal membawa bekal iman dan amalan yang cukup untuk menempuh perjalanan menuju akhirat?
Pantaslah jika orang paling cerdas di pandangan Rasulullah saw adalah insan yang paling sering mengingat ajal
ﻗِﻴﻞَ : ﺃَﻱُّ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﺃَﻛْﻴَﺲُ؟ ﻗَﺎﻝَ : « ﺃَﻛْﺜَﺮُﻫُﻢْ ﻟِﻠْﻤَﻮْﺕِ ﺫِﻛْﺮًﺍ،ﻭَﺃَﺣْﺴَﻨُﻬُﻢْ ﻟَﻬَﺎ ﺍﺳْﺘِﻌْﺪَﺍﺩًﺍ »
Rasulullah di Tanya seorang pemuda “siapakah mu’min yang paling cerdas ya Rasul? Rasulullah menjawab “yang paling banyak mengingat kematian, dan yang paling baik persiapan terhadapnya” (Hr. Ibnu Majah )
Jika dalam sehari kita minum obat sebanyak tiga kali, lalu berapa kali kita ingat pada kematian dalam waktu satu hari?
Jikadalam sehari kita makan lebih dari tiga kali. Lalu adakah sebagian waktu yang kita luangkan untuk sekedar mengingat ajal?
Jika dalam sehari kita berjam-jam menghabiskan waktu untuk bermain game, sudahkah kita menyisihkan sebagian waktu untuk menyiapkan perbekalan setelah ajal menjemput?
ﻛَﻔَﻰْ ﺑِﺎﻟﻤَﻮْﺕِ ﻭَﺍﻋِﻈًﺎ
Cukuplah kematian sebagai mau’idzoh
Pantaslah jika orang paling cerdas di pandangan Rasulullah saw adalah insan yang paling sering mengingat ajal
ﻗِﻴﻞَ : ﺃَﻱُّ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﺃَﻛْﻴَﺲُ؟ ﻗَﺎﻝَ : « ﺃَﻛْﺜَﺮُﻫُﻢْ ﻟِﻠْﻤَﻮْﺕِ ﺫِﻛْﺮًﺍ،ﻭَﺃَﺣْﺴَﻨُﻬُﻢْ ﻟَﻬَﺎ ﺍﺳْﺘِﻌْﺪَﺍﺩًﺍ »
Rasulullah di Tanya seorang pemuda “siapakah mu’min yang paling cerdas ya Rasul? Rasulullah menjawab “yang paling banyak mengingat kematian, dan yang paling baik persiapan terhadapnya” (Hr. Ibnu Majah )
Jika dalam sehari kita minum obat sebanyak tiga kali, lalu berapa kali kita ingat pada kematian dalam waktu satu hari?
Jikadalam sehari kita makan lebih dari tiga kali. Lalu adakah sebagian waktu yang kita luangkan untuk sekedar mengingat ajal?
Jika dalam sehari kita berjam-jam menghabiskan waktu untuk bermain game, sudahkah kita menyisihkan sebagian waktu untuk menyiapkan perbekalan setelah ajal menjemput?
ﻛَﻔَﻰْ ﺑِﺎﻟﻤَﻮْﺕِ ﻭَﺍﻋِﻈًﺎ
Cukuplah kematian sebagai mau’idzoh
[]Lovalia
Sejatinya, semua wanita itu mulia, berharga, tapi sayangnya kebanyakan dari wanita itu lupa akan harga dirinya. Maka dari itulah, Allah menurunkan pesan cinta-Nya dalam surat al-ahzab ayat 59, agar kita menjaga apa yang harusnya terjaga, agar kita tidak diganggu karena kita berharga dan agar mudah dikenali sebagai muslimah.
Setiap gelar pasti punya identitasnya masing-masing.
Dokter dengan jas putih lengkap dengan stetoskopnya, polisi dengan seragam abu-abu, peluit serta topinya, dan gelar-gelar lainnya.
Begitupun dengan kita, Allah telah memberikan gelar yang sangat mulia, karena gelar itu, Allah pun memberikan kita identitas yang mulia pula melalui pakaian taqwa--Jilbab syar'i.
Jika dokter, polisi, dan lain-lain saja bangga dengan gelar dan identitasnya yang diberikan oleh dunia, maka kita harus lebih bangga karena gelar dan identitas kita langsung diberikan oleh Allah sang pemilik dunia:) Let's Hijrah.. ^_^
Karena hidup akan lebih menyenangkan apabila kita mau seiring sejalan dengan apa yang Allah mau.
#jareaku #lovalia
Jilbab Bersertifikasi Halal MUI?
Saat ini lagi heboh jilbab yg bersertifikasi MUI.
Apakah ini sekedar trik promosi dan apakah itu dibenarkan? Mereka
beralasan karena ada sebagian bahan kain yang mereka anggap tidak halal
semacam dari babi. Lalu bagaimanakah ini?
Para ulama menetapkan kaidah dalam ilmu fiqh,
“Hukum
asal segala sesuatu benda adalah suci.” Jika ada benda yang suci,
misalnya kain, tidak boleh kita hukumi terkena najis, sampai ada bukti
najisnya. Jika tidak ada bukti, kembali kepada hukum asal, bahwa itu
suci.
Dengan memperhatikan prinsip di atas, barang gunaan,
yang tidak dikonsumsi, seperti jilbab, baju atau yang lainnya, pada
dasarnya tidak perlu ada sertifikat halal. Karena untuk membuktikan
bahwa itu halal dan suci sangat mudah. Dan jika diklaim mengandung
najis, harus ada bukti. Karena Islam agama yang kamil (sempurna) dan
syamil (lengkap) yang menjelaskan setiap urusan secara detail, sehingga
kita akan mengetahui berbagai solusi dari permasalahan yang kita hadapi
dan belum kita ketahui. Ini sebagai bentuk kemudahan Islam.
Wallahu'alam
=======================================================
Artikel ini juga dapat dibaca di Kompasiana
Pernah patah hati? Saat seseorang meretakkan hati kita, saat luka menghampiri sudut-sudut hati, saat kecewa mulai meninggalkan kesan di seluruh penjuru, bagaimana rasanya?
Berapa kali kita menangis dan meronta hingga mengusik telingaNya? Berapa kali kita mengadu, tanpa tahu Dia pun sedang disakiti oleh kita.
Berapa kali kita menangis dan meronta hingga mengusik telingaNya? Berapa kali kita mengadu, tanpa tahu Dia pun sedang disakiti oleh kita.
Saat kita melakukan dosa, mungkin Allah juga sepatah hati itu. Berapa kali kita menjadi pemeran serta watak utama atas tercipta airmataNya? Kita selalu meminta agar Allah tidak melepaskan tanganNya, barangkali kita yang berlari dan membuatNya patah hati. Tapi Dia selalu disini, menunggu untuk kita kembali.
Saat kita mengirimkan pesanan rindu, tapi tidak ada balasan, lantas kita kecewa? Ya, kita pasti kecewa, karena setiap rindu pasti menginginkan sebuah 'pertemuan' untuk mengobati rindu yang tercipta. Allah itu tidak membenci kita, tapi dosa kita. Mungkin sudah cukup kita memainkan perasaanNya, jika benar kita sayang Dia.
Sebenarnya,
Rindu; bukan hanya perihal lama tidak bertemu, tapi juga ketika dia tidak sedang berada di sisi kita. Mungkin kini, Allah juga sedang rindu pada kita. Mungkin sudah terlalu lama Dia menunggu kata-kata atau rangkaian cerita kita dalam sebuah doa.
Doa adalah percakapan, latihan komunikasi serta pemusnah rindu kita pada dia dan Dia, secara perlahan. Bukan hanya sebelum tidur, tapi senantiasa, Dia selalu menunggu kita untuk berbicara. Bukan kata-kata manis yang dinilai, tapi isi hati. Saat kamu,kita daan mereka tidak ada yang peduli dan mengerti, Dia senantiasa ada untuk mendengarkan cerita kita. Tapi nyatanya, tidak sedetik pun kita menghampiriNya.
Jangan hanya bertemu dengan Allah hanya untuk mengharapkan harapan kita disetujuiNya. Tapi, tanyalah apa yang Dia ingin lakukan dalam hidup kita. Bersyukurlah atas segala hal yang telah dilakukanNya. Berterima kasihlah kerana Dia adalah satu-satunya yang paling boleh menyayangi kita dengan luar biasa. Lagi-lagi dalam rantaian sebuah doa, bertemulah, berceritalah seperti dua insan yang saling memerlukan antara satu sama lain.
Cari Allah dulu untuk bersujud,
Sebelum cari manusia untuk bersandar.
Andaikan kamu tau bagaimana Allah mengatur urusan hidupmu, pasti hatimu akan meleleh karena cinta kepadaNya.
(Ibnu Qayyim Rahimahullah)
Terkadang kita ingin semua episode hidup kita yang bahagia, selalu senang dan tak ada kesedihan. Kita berprasangka, jika kita yng mengatur hidup kita sendiri, maka semua akan baik-baik saja.
Namun nyatanya tidak begitu.hidup ini bukan kita yang mengatur tapi Allah yang maha kuasa, yang telah mengaturnya untuk kita. Dengan caranya sendiri. Dan jika kita tahu semua itu, maka hati kita akan meleleh karena mencintai-Nya.
Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya dalam enam hari. Kemudian Dia berkuasa atas arsy. Tiada bagi kamu pelindung dan penolong selain dari Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran? Dia mengatur urusan dari langit ke bumi…” Q.s as Sajdah: 4-5.
Karen Allah yang mengatur, maka Allah saja yang menyusun skenario hidup kita dan Allah tak pernah mencelakakan hambanya, melainkan apapun yang terjadi, semua itulah yang terbaik untuk kita.
Untuk hidup yang penuh dengan teka teki didepannya, Namun semuanya berakhir dengan sebaik-baik jawaban.
Untuk hidup yang sementara, namun akan ada akhir kehidupan yang abadi selamanya.
Untuk kesedihan yang sementara,, akan ada waktu Allah gantikan semuanya dengan kebahagiaan.
Engkau tak pernah tahu apa yang akan terjadi. Namun Allah tahu bagaimana menjadikan hidupmu yang baik dan lebih baik lagi. Waulahu a'lam.
Namun nyatanya tidak begitu.hidup ini bukan kita yang mengatur tapi Allah yang maha kuasa, yang telah mengaturnya untuk kita. Dengan caranya sendiri. Dan jika kita tahu semua itu, maka hati kita akan meleleh karena mencintai-Nya.
Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya dalam enam hari. Kemudian Dia berkuasa atas arsy. Tiada bagi kamu pelindung dan penolong selain dari Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran? Dia mengatur urusan dari langit ke bumi…” Q.s as Sajdah: 4-5.
Karen Allah yang mengatur, maka Allah saja yang menyusun skenario hidup kita dan Allah tak pernah mencelakakan hambanya, melainkan apapun yang terjadi, semua itulah yang terbaik untuk kita.
Untuk hidup yang penuh dengan teka teki didepannya, Namun semuanya berakhir dengan sebaik-baik jawaban.
Untuk hidup yang sementara, namun akan ada akhir kehidupan yang abadi selamanya.
Untuk kesedihan yang sementara,, akan ada waktu Allah gantikan semuanya dengan kebahagiaan.
Engkau tak pernah tahu apa yang akan terjadi. Namun Allah tahu bagaimana menjadikan hidupmu yang baik dan lebih baik lagi. Waulahu a'lam.
Nanti... akan ada seseorang yang mencintaimu, yang
dengan retina matanya akan tetap memandangmu sebagai yang terindah...
Apa yang membuatmu sedih dengan status sendiri
atau kata lainnya JOMBLO? Apa yang membuatmu malu dengan status JOMBLO ?
Apa yang membuatmu galau dengan status JOMBLO ?
Seharusnya kau bangga dengan kejombloanmu.
Seharusnya kau bahagia dengan kejombloanmu.
Seharusnya kau bersyukur dengan kejombloanmu.
Dengan kejombloanmu saat ini, kau bisa dengan bebas dekat dengan-Nya setiap saat. Dengan kejombloanmu saat ini, kau bebas dari yang namanya zina.
Dengan kejomlboanmu saat ini, kau banyak waktu dengan keluargamu, ataupun dengan sahabatmu. Dengan kejombloanmu saat ini, kau bebas dan banyak waktumu untuk beramal. .
Apa yang membuatmu galau dengan status JOMBLO ?
Seharusnya kau bangga dengan kejombloanmu.
Seharusnya kau bahagia dengan kejombloanmu.
Seharusnya kau bersyukur dengan kejombloanmu.
Dengan kejombloanmu saat ini, kau bisa dengan bebas dekat dengan-Nya setiap saat. Dengan kejombloanmu saat ini, kau bebas dari yang namanya zina.
Dengan kejomlboanmu saat ini, kau banyak waktu dengan keluargamu, ataupun dengan sahabatmu. Dengan kejombloanmu saat ini, kau bebas dan banyak waktumu untuk beramal. .
Apa yang kau irikan dari mereka yang pacaran ?
Apa karna status2 mesra mereka disosmed?
Apa karna photo2 mesra mereka disosmed yang mereka unggah ?
Apa karna mereka sering jalan berduan?
Istighfar sobat, Allah tidak pernah menyukai hal-hal yang seperti itu. Hal yang seperti itu tidak perlu sama sekali kau irikan dari mereka.
Percayalah sobat, dengan tidaknya kau pacaran tidak pernah kau rugi. Banggalah kau dengan kejombloanmu.
Tidak perlu terlalu sibuk mencari pasanganmu kesana-kesini.
Sibuklah dengan dirimu, sibuk dengan memperbaiki dirimu.
Dengan kesendirianmu saat ini, habiskan waktumu dengan-Nya.
Habiskan waktumu dengan keluarga dan dengan saudara-saudara muslim lainnya. .
Sekarang mungkin Allah mau kau lebih dekat denganNya.
Sudahlah jangan terlalu bersedih dengan kejombloanmu.
Nanti ada waktunya Allah persatukan engkau dengan ''JODOHmu bukan PACARmu" diwaktu yang menurutNya tepat. Saat ini sabar saja dulu ☺
created by Ipmawati Alia. Diberdayakan oleh Blogger.














