Tampilkan postingan dengan label Pemilu 2014. Tampilkan semua postingan
Media massa kini seolah mulai berjalan keluar dari jalur semestinya. Dalam suasana pemilu yang kian panas ini, media bukannya menyajikan berita dan fakta, tapi justru menjadi tombak pribadi bagi masing-masing pihak. Kubu sendiri diangkat berita yang bagus-bagus sementara kubu lainnya dijatuhkan hingga sejatuh-jatuhnya. Media bahkan menjadi alat BLACK CAMPAIGN yang Wow luar biasa.
Dewan
Pers dan Komisi
Penyiaran Indonesia (KPI) harus proaktif menindak media yang
berada di luar kaidah jurnalistik. Tim sukses
pasangan calon presiden dan calon wakil presiden
(capres-cawapres) juga harus tetap berada dalam etika demokrasi
dengan tidak menghalalkan segala cara untuk menang. Pembunuhan karakter
kepada lawan gencar dilakukan seolah para putera puteri bangsa ini sudah
lupa tatakrama dan tata cara menjaga martabat saudara.
[]Lovalia
Media massa kini seolah mulai berjalan keluar dari jalur
semestinya. Dalam suasana pemilu yang kian panas ini, media bukannya
menyajikan berita dan fakta, tapi justru menjadi tombak pribadi bagi
masing-masing pihak. Kubu sendiri diangkat berita yang bagus-bagus
sementara kubu lainnya dijatuhkan hingga sejatuh-jatuhnya. Media bahkan
menjadi alat BLACK CAMPAIGN yang Wow luar biasa.
Dewan
Pers dan Komisi
Penyiaran Indonesia (KPI) harus proaktif menindak media yang
berada di luar kaidah jurnalistik. Tim sukses
pasangan calon presiden dan calon wakil presiden
(capres-cawapres) juga harus tetap berada dalam etika demokrasi
dengan tidak menghalalkan segala cara untuk menang. Pembunuhan karakter
kepada lawan gencar dilakukan seolah para putera puteri bangsa ini sudah
lupa tatakrama dan tata cara menjaga martabat saudara.
[]Lovalia
created by Ipmawati Alia. Diberdayakan oleh Blogger.


