Tampilkan postingan dengan label Remaja. Tampilkan semua postingan




Duhai Ukhti Fillah ...

Jika ingin menikah
Pilihlah lelaki yang bisa menjadi imam untukmu, bukan sekedar menjadi pasanganmu saja

Pilihlah lelaki yang baik agamanya dan akhlaknya, yang bisa mengingatkanmu akan kebaikan, mendekatkanmu kepada Allah Ta'ala

Pilihlah lelaki yang sayang kepada ibu bapaknya, bukan sekedar sayang kepadamu saja, jika ia menghormati dan menyayangi ibu nya, insya Allah dia pun akan menyayangi istrinya, sebab ia tak akan berani melukai orang yang disayanginya

Jika ingin menikah
Pilihlah lelaki yang giat berusaha menjemput rezeki dalam menjalani tanggung jawabnya sebagai seorang suami, bukan ia yang banyak uangnya selalu berfoya foya, karena banyaknya uang tak menjamin ia tanggung jawab kepada istri dan anaknya

Pilihlah lelaki yang sejuk dipandang hingga syurga Allah pun terbayang, bukan perkara parasnya yang tampan,sebab ketampanan tak menjamin hidupmu bahagia

Pilihlah lelaki yang mudah melangkahkan kakinya ke masjid, bukan dia yang mudah melangkahkan kaki nya menuju tempat hiburan ternama, sebab masjid adalah salah satu tanda bahwa ia taat kepada Allah Ta'ala

Jika ingin menikah
Jangan pilih lelaki karena harta, jabatan, ketenaran dan ketampanan semata, pilihlah dia yang membuatmu lebih taat kepadaNya, membuatmu lebih baik dari sebelumnya, dan membawamu menuju syurgaNya.


Banyak orang kaya namun tidak bahagia

Tetapi tidak sedikit pula orang yang kaya namun bahagia hidup nya
Itu dikarenakan hati mereka selalu dekat dengan Tuhan nya

Maka pilihlah seseorang yang hati nya dekat dengan Tuhan nya
Karena dalam keadaan apapun
Dalam keadaan terburuk dalam hidupmu sekalipun
Dia tetap akan membuat hidupmu bahagia
Baik di dunia maupun di akhirat

#jareaku
[]Lovalia

Saya suka heraan kalau ada laki-laki dan perempuan yang pacaran kemudiaan menikah lalu mengatakan kuranglebih seperti ini:
"Alhamdulillaah ya halal juga.."
"Alhamdulillaah sah juga.."
"Alhamdulillaah jadi pacar 'halal' juga.."
.
Nah kan secara nggak langsung mereka itu meng-iyakan bahwa yang mereka lakukan itu memang haram. Upsss ... hihi 

Pernah nggak denger orang mengatakan begini:
.
"Eh bukan muhrim (maksudnya mahrom) nggak boleh berdua-duaan.. Yang ke 3 setan.."
"Bukan muhrim dilarang salaman"
Tapi mereka tetap melakukannya..
.
Ya mungkin ini semacam sikap "Pura-pura nggak tahu"
"Pura-pura lupa kalau itu haram.."
"Masa bodoh dengan larangan Allah.."
.
Mungkin juga ini semacam sikap MENANTANG syari'at.. 😠😠😠
Padahal sudah Allah janjikan loh laki-laki yang baik dengan perempuan yang baik dan sebaliknya.. Bisa jadi memang itu sikap yang nggak percaya dengan taqdir Allah..
Padahal masalah jodoh, rezeki, dan maut sudah dijamin Allah..
.
Pernikahan itu ibadah sunnah yang mulia, tentu menjemputnya dengan cara yang mulia juga..
Bukan grusak-grusuk 'seenake dewe.." 😒😒
.
Apapun bentuknya itu pacaran tetap terlarang, yang terang-terangan, dari yang pegang-pegangan sampai yang -na'udzubillah' level parah. .
.
Pacaran halusnya dibumbui dengan dakwah (kata mereka yang suka modus), yang mereka katakan islami, atau dari yang pacaran dibalik layar sadar nggak sadar misalnya sms-an/telfonan/chatt dengan bukan mahromnya tanpa ada alasan yang dibenarkan syari'at (meskipun untuk ta'aruf sekalipun usahakan memakai perantara agar lebih selamat dari fitnah)..
.
Sudah jelas kan, Islam sudah begitu mulia mengatur tata cara dan adab berinteraksi dengan bukan mahrom jadi nggak usah mengadakan perkara yang nggak ada bahkan sampai menghalalkan yang haram -subhanallah-
.
Jaga.. jaga.. Terus jaga pandangan, jaga hati, jaga jari-jari kita, mata kita, dan lainnya dengan bukan mahrom..
Meskipun nggak ada orang yang menyaksikan, ingat terus bahwa Allah Maha Mengawasi..
 
Wallahualam
 
maryamahhafsahazzahra

Ini yang Harus Kamu Ketahui Tentang Pelecehan Seksual
Design By: IPMawati Alia

Indonesia Darurat Kekerasan Seksual. Sejumlah kekerasan seksual pada anak kian merebak di sejumlah wilayah di tanah air.

Pelecehan seksual dan pemerkosaan dapat terjadi pada siapa saja baik pria maupun perempuan. Kasus inipun dapat terjadi pada kamu. Ada beberapa cara untuk menghindarkan diri dari pelecehan dan pemerkosaan dan jika karena suatu sebab kemalangan tersebut menimpa kamu maka janganlah ragu atau malu untuk meminta pertolongan.
Apakah yang disebut pelecehan seksual?
Pelecahan seksual pada dasarnya adalah setiap bentuk perilaku yang memiliki muatan seksual yang dilakukan seseorang atau sejumlah orang namun tidak disukai dan tidak diharapkan oleh orang yang menjadi sasaran sehingga menimbulkan akibat negatif, seperti: rasa malu, tersinggung, terhina, marah, kehilangan harga diri, kehilangan kesucian, dan sebagainya, pada diri orang yang menjadi korban.

Apa contoh pelecehan seksual?
Banyak sekali, dari siulan nakal seorang pria terhadap wanita yang dikenal atau tidak dikenalnya, lelucon-lelucon cabul yang diucapkan di hadapan sasaran lelucon, perilaku meraba-raba tubuh korban dengan tujuan seksual, pemaksaan dengan ancaman kekerasan atau ancaman lainnya agar korban bersedia melakukan hubungan seksual, dan sebagainya.

Apakah pemerkosaan termasuk dalam pelecehan seksual ?
Ya, perkosaan adalah bentuk pelecahan paling ekstrem.

Apakah korban pelecehan dan pemerkosaan hanya kaum wanita?
Tidak. Pelecehan dan perkosaan bisa terjadi pada siapapun. Kasus di mana wanita menjadi korban memang lebih banyak terjadi, namun pada dasarnya, setiap orang potensial menjadi korban pelecehan dan perkosaan.

Apakah pelecehan dan perkosaan hanya terjadi antar lawan jenis?
Tidak. Dalam banyak kasus, perkosaan dilakukan oleh pria terhadap pria.

Apakah perkosaan hanya dilakukan oleh orang yang dikenal sebagai penjahat?
Tidak. Dalam banyak kasus, perkosaan dilakukan oleh orang sudah sangat dikenal korban, misalnya: teman dekat, kekasih, saudara, ayah (tiri maupun kandung), guru, pemuka agama, atasan, dan sebagainya.
Dalam banyak kasus lainnya, perkosaan dilakukan oleh orang-orang yang baru dikenal dan semula nampak sebagai orang baik-baik yang menawarkan bantuan, misalnya mengantarkan korban ke suatu tempat.

Apakah perkosaan hanya terjadi pada orang tertentu saja, misalnya kamu (wanita) yang sering berpakaian minim?
Tidak. Perkosaan bisa terjadi pada siapapun, termasuk wanita yang mengenakan jilbab dan berpakaian serba tertutup, atau wanita yang telah memiliki sejumlah anak, wanita mengandung, atau bahkan anak-anak.
Apakah kamu (wanita) yang mengenakan pakaian terbuka atau minim lebih rentan terhadap perkosaaan?
Tidak. Perkosaan bisa terjadi pada siapapun. Namun demikian, cara berpakaian minim memang cenderung memperkokoh cara pandang tentang wanita sebagai objek seks, sedangkan perkosaan sendiri lazim terjadi dalam masyarakat yang memandang wanita sebagai pihak yang memiliki derajat rendah serta memiliki fungsi sebagai pemuas nafsu seks pria.

Bagaimana kamu dapat mencegah terjadinya pelecehan pada dirimu?
Pada dasarnya, setiap orang harus menunjukkan bahwa ia tak bersedia dilecehkan. Kamu sepantasnya tidak memberi peluang pada pihak manapun untuk meleceh-kan dirimu. Sebagai contoh, kamu harus menunjukkan sikap tegas pada saat orang lain melakukan tindakan yang menunjukkan tanda-tanda ke arah pelecehan, seperti meminta untuk membuka pakaian atau meraba-raba.
Bahkan sejak kecil, anak sebaiknya diajarkan untuk tidak membiarkan orang lain selain orangtuanya melihat-lihat atau memegang-megang tubuhnya.

Apa yang harus kamu lakukan bila merasa dilecehkan secara seksual oleh orang lain?
Kamu harus menunjukkan penolakan atau perlawanan dengan tegas. Kamu harus menunjukkan ketidaksukaan atau ancaman terhadap pelaku pelecehan. Yang tidak boleh dilakukan adalah mendiamkan pelecehan.
Kamu perlu bercerita kepada pihak lain sejak awal pelecehan terjadi. Dalam banyak kasus, pelecehan dan perkosaan terjadi karena si pelaku merasa korbannya tak berdaya.

Apa yang harus dilakukan bila kamu melihat ada pelecehan terjadi pada orang lain?
Turut menunjukkan penolakan, ketidak-sukaan atau bahkan ancaman terhadap pelaku pelecehan, serta mengajak pihak lain untuk bersama mengecam pelecehan. Pelaku pelecehan umumnya akan berhenti melecehkan bila merasa bahwa banyak orang yang mengetahui tindakannya dan mengecamnya.

Apa yang harus dilakukan bila terjadi perkosaan?
Segera melapor ke polisi. Di kepolisian korban akan diantar ke dokter untuk mendapatkan visum et repertum. Apabila korban takut pergi sendiri ke kantor polisi, ajaklah teman atau saudara untuk menemani.
Kalau terpaksa korban bisa datang ke Rumah Sakit terlebih dahulu agar dokter bisa memberikan surat keterangan, dan meminta dokter menghubungi polisi.
Sebelum menemui dokter, tubuh korban tidak boleh dibersihkan dari bukti-bukti pemerkosaan. Karena itu, korban tidak boleh mandi terlebih dulu sebelum diperiksa dokter. Sperma hanya hidup dalam waktu 2 X 24 jam. Dengan demikian, jangan menunda pelaporan. Korban juga harus menyerahkan pakaian yang dikenakan saat perkosaan terjadi, atau kancing dan sobekan baju pelaku kepada polisi tanpa dibersihkan dulu. Lebih banyak barang bukti yang dapat diserahkan akan lebih membantu pemeriksaaan.
Apa yang harus dilakukan bila kamu tahu adanya perkosaan?
Yang paling penting adalah membantu korban perkosaan. Setelah perkosaan, umumnya korban akan mengalami guncangan jiwa yang hebat. Karena itu korban membutuhkan dukungan dan rasa simpati dari masyarakat. Jangan sampai korban justru dicemooh dan disisihkan.
Kalau perlu, korban dibantu untuk menghubungi salah satu LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang memiliki program membantu korban perkosaan. LSM semacam itu umumnya memiliki tenaga terlatih yang akan membantu korban perkosaan, bahkan sampai ke tahap proses peradilan jika memang dikehendaki.

Berapa lamakah korban akan merasakan dampak perkosaaan?
Perkosaan adalah salah satu kejahatan paling biadab. Dalam sejumlah kasus, korban kehilangan nyawanya. Dalam banyak kasus lainnya, meski hidup, korban mungkin akan merasakan dampak kejahatan itu seumur hidup.
Masalah yang dihadapi korban akan menjadi semakin rumit seandainya akibat perkosaan ia tertular HIV, atau ia hamil. Bila ia mengandung janin dari si pelaku perkosaaan, secara hukum ia tetap tidak diizinkan menggugurkan kandungan.
Namun, bila ia memutuskan untuk tetap melahirkan, tidak mudah untuk menerima kenyataan bahwa bayi yang dilahirkannya adalah buah perkosaan.
Demikian pula, tidak mudah bagi wanita yang hamil akibat perkosaaan memperoleh suami. Di sejumlah kasus, korban akhirnya menikah dengan pelaku perkosaan. Bagaimanapun, tidak mudah untuk membangun bahtera perkawinan dengan seseorang yang pernah memperkosanya. Karena itu, perkosaan adalah sesuatu yang mungkin mempengaruhi hidup seseorang seumur hidup.
Saran sederhana untuk menjaga diri dari pelecehan seksual
·         Menunjukkan sikap tegas terhadap segenap bentuk perilaku yang mencurigakan
·         Selalu bersikap waspada
·         Hindari berjalan di tempat gelap dan sunyi
·         Berpakaian sewajarnya
·         Sediakan selalu senjata di dalam tas, seperti misalnya korek api, deodoran semprot, dan sebagainya
·         Jika pergi ke suatu tempat asing, bawa alamat lengkap, denah dan jalur kendaraan sehingga tidak terlihat bingung. Bertanyalah ke tempat-tempat resmi, seperti kantor polisi
·         Jangan mudah menerima ajakan untuk bepergian atau menginap di tempat yang belum dikenal
·         Jangan mudah menumpang kendaraan orang yang belum dikenal
·         Berhati-hati jika diberi minum orang
·         Pastikan selalu jendela, pintu kamar, rumah, mobil, sudah terkunci dengan baik
·         Belajar beladiri praktis untuk mempertahankan diri ketika diserang
Bertingkah ala "anak gaul" belum tentu bikin kita masuk syurga.
 
Ada orang yang bilang tukeran baju sama pacar itu trendy. Ada yang bilang upload foto ala-ala salah satu hewan lagi julurin lidah hits. Ada yang bilang perempuan kudu strong, berantem ala genk gitu gokil.
Bahkan ada lagi yang bilang cium k**ek pacar itu inti dari hubungan ala anak modern.

Trendy, hits, gokil, keren, gaul, atau apalah namanya itu, pentingnya apa kawan? Popularitas? Tapi, apakah popularitas itu bisa bikin kita jadi manusia yang lebih baik? Apakah dengan popularitas itu akan menghantarkan kita ke syurgaNya? Apakah mereka, yang bilang kita populer itu nanti jika kita masuk neraka mau membantu kita?

Jika yang rajin beribadah saja belum tentu masuk Syurga, bagaimana kita yang malah rela menggadaikan agama hanya agar jadi hits masa kini?

Memang yang alim belum tentu baik.
Tapi, setidaknya mereka tengah berusaha menjadi lebih baik.

Lah kalau kita malah makin menjauh dan enjoy dalam maksiat, maka bagaimana kita nantinya?

[]Lovalia

Bismillahirahmanirahim .

Berulang-ulang hatiku mencoba untuk memungkiri
Semakin kupungkiri semakin sakit hadir mengisi
Kadang dalam sepiku, hatiku menggeliat bertanya
Sanggupkah kau bertahan walau hanya mendengar sesuatu yang tak pasti?

Entahlah
Aku tak mampu berkata atau berbicara
Merangkainya saja aku gemetar
Rasa takut itu terlalu besar
Dan maluku masih setinggi langit yang berkoar

Lalu bagaimana?
Sesekali kucoba untuk berkata
Namun yang dapat kuraih hanyalah perih
Jika banyak yang disampaikan hati
Semakin takut diriku mengangkat kepala
Bahkan semakin malu hatiku untuk menoleh

Maaf jika wanita hina ini lancang
Entah harus bagaimana
Aku sendiripun bingung dengan hati kotorku

Jika ingin menuruti inginku
Rasanya terlalu lancang
Aku ingin melihat tanpa ada rasa malu
Ingin merasakan hangat tanpa ada rasa takut

Jika ingin menuruti kemauanku
Akupun sangat ingin mendengar dendang itu
Namun imanku berbisik agar aku menutup telinga

Jika ingin mendengar kata rindu
Sesungguhnya hati hinaku ingin mengatakannya
Namun bagaimana aku berkata
Jika merangkainya saja tubuhku gemetar
Jika bibirku saja masih terbata

Bersama angin kuputar kembali memori yang pernah ada
Manis namun tajam
Hingga hati gelapku bersimbah darah karena tajamnya yang tak kenal rasa
Karena sisi lancangku
Aku terlanjur jatuh

Maaf jika pernah kusebut namamu dalam deret doaku
Jika kumampu mengulang dari huruf awal
Aku ingin kembali pada saat retinaku belum sempat menjatuhkan sesuatu dalam hatiku

Maaf bila kutahu deret namamu
Maaf karena telah mengenalmu
Maaf tak sadar aku mengharapmu
Maaf diam-diam kuminta kamu pada Tuhanku

[]Lovalia

 Merindukan pendamping hidup adalah fitrah yang dimiliki setiap insan. Begitu pula kita kaum perempuan, sebagai makhluk Allah yang ingin sekali dibimbing, dimengerti dan merasa dilindungi. Terlebih lagi terlahir untuk dicintai.  Hal yang wajar pula ketika insan muslimah berharap kehadiran seorang ikhwan pujaan kalbu di kehidupanya.

Menanti adalah ujian yang tak mudah bagi seorang gadis muslimah. Saat menanti inilah hatimu akan terus diuji, sebatas mana kesungguhanmu dalam proses meraih cinta yang diridhoi-Nya. Seperti bunga yang sedang mekar atau telah sekian lama bertahan dengan masing-masing keindahan yang tertanam rapi darinya.
 
Dan tak heran ia juga kadang terlena oleh tawaran manis si kumbang yang datang dengan mempesonanya. Tapi sayang, kebanyakan kumbang-kumbang itu sekedar ingin menggoda saja. Malah ada pula yang sekedar ingin menghisap madunya saja, tanpa mau bertanggung jawab. Na'udzubillah! Begitulah fakta dimasa akhir jaman kini.

Realita fitnah syawat yang terjadi dimana-mana hingga banyak perempuan yang kehilangan kehormatannya. Karena itu, setiap gadis muslimah hendaknya harus pandai menjaga diri dan berhati-hati. Jangan sampai tertipu dan terpedaya oleh sumpah iblis untuk menyesatkan manusia dari berbagai arah! (QS. Al-A'fāf: 16-18). Ingat! Menjadi perempuan itu cuma ada dua pilihan: menjadi sebesar-besarnya fitnah atau menjadi sebaik-baiknya perhiasan. 

Lalu sebagai seorang gadis muslimah, apa yang sebaiknya dilakukan dalam penantiannya? 

Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat, baik bagi urusan di dunia maupun akhiratmu kelak. Memperbanyak do'a dan bertawakal. Insyallah, Allah akan bantu kita agar menjadi muslimah tangguh sejati yang mempersiapkan bekal diri dengan sebaik-baiknya ilmu demi meraih makna sukses yang sesungguhnya.
Indahnya bersabar dalam penantian itu, ketika kita bisa menikmati proses demi proses yg menuntun agar semakin bertambah kecintaan kita untuk mencintai-Nya.

Letih menanti itu pasti, lelah berharap jangan di tanya, namun apakah Allah suka bila hambaNya putus asa? Semua sudah terencana indah di rahasiaNya, jangan terburu-buru menafsirkan cinta yang belum jelas apalagi mengungkapkannya, laporkan setiap rasa yang timbul terlebih dahulu pada sang pemberi restu.

Keep husnudzan sama Allah! Buktikan kalau kita itu tidak lemah dalam urusan hati.
 
[]Lovalia
 



8 MARET ini, dunia sedang merayakan Hari Perempuan Internasional. Hari Perempuan Internasional nyaris seirisan dengan gerakan feminisme. Gerakan feminis sendiri dimulai sejak akhir abad ke- 18, namun diakhiri abad ke-20, suara wanita di bidang hukum, khususnya teori hukum, muncul dan berarti. Hukum feminis yang dilandasi sosiologi feminis, filsafat feminis dan sejarah feminis merupakan perluasan perhatian wanita dikemudian hari. Di akhir abad 20, gerakan feminis banyak dipandang sebagai sempalan gerakan Critical Legal Studies, yang pada intinya banyak memberikan kritik terhadap logika hukum yang selama ini digunakan, sifat manipulatif dan ketergantungan hukum terhadap politik, ekonomi, peranan hukum dalam membentuk pola hubungan sosial, dan pembentukan hierarki oleh ketentuan hukum secara tidak mendasar. Dalam hal ini, kesetaraan gender seringkali digaungkan.
Dalam pandangan hukum Islam, segala sesuatu diciptakan Allah dengan kodrat. Demikian halnya manusia, antara laki-laki dan perempuan sebagai individu dan jenis kelamin memiliki kodratnya masing-masing. Al-Qur'an mengakui adanya perbedaan anatomi antara laki-laki dan perempuan. Al-Qur'an juga mengakui bahwa anggota masing-masing gender berfungsi dengan cara merefleksikan perbedaan yang telah dirumuskan dengan baik serta dipertahankan oleh budaya, baik dari kalangan kaum laki-laki maupun perempuan sendiri.
Kodrat perempuan sering dijadikan alasan untuk mereduksi berbagai peran perempuan di dalam keluarga maupun masyarakat, kaum laki-laki sering dianggap lebih dominan dalam memainkan berbagai peran, sementara perempuan memperoleh peran yang terbatas di sektor domestik. Kebudayaan yang berkembang dalam masyarakat pun memandang bahwa perempuan sebagai makhluk yang lemah, emosional, halus dan pemalu sementara laki-laki makhluk yang kuat, rasional, kasar serta pemberani. Anehnya perbedaan-perbedaan ini kemudian diyakini sebagai kodrat, sudah tetap yang merupakan pemberian Tuhan. Barang siapa berusaha merubahnya dianggap menyalahi kodrat bahkan menentang ketetapan Tuhan.
Peran dan status perempuan dalam perspektif Islam selalu dikaitkan dengan keberadaan laki-laki. Perempuan digambarkan sebagai makhluk yang keberadaannya sangat bergantung kepada laki-laki. Sebagai seorang anak, ia berada di bawah lindungan perwalian ayah dan saudara laki-laki, sebagai istri bergantung kepada suami. Islam menetapkan perempuan sebagai penenang suami, sebagai ibu yang mengasuh dan mendidik anak dan menjaga harta benda serta membina etika keluarga di dalam pemerintahan terkecil.
Al-Qur'an tidak mengajarkan diskriminasi antara lelaki dan perempuan sebagai manusia. Di hadapan Tuhan, lelaki dan perempuan mempunyai derajat yang sama, namun masalahnya terletak pada implementasi atau operasionalisasi ajaran tersebut. Kemunculan agama pada dasarnya merupakan jeda yang secara periodik berusaha mencairkan kekentalan budaya patriarkhi. Oleh sebab itu, kemunculan setiap agama selalu mendapatkan perlawanan dari mereka yang diuntungkan oleh budaya patriarkhi. Sikap perlawanan tersebut mengalami pasang surut dalam perkembangan sejarah manusia.
Semua dimungkinkan terjadi karena pasca kerasulan Muhammad, umat sendiri tidak diwarisi aturan secara terperinci (tafshily) dalam memahami Al-Qur'an. Di satu sisi Al-Qur'an mengakui fungsi laki-laki dan perempuan, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Namun tidak ada aturan rinci yang mengikat mengenai bagaimana keduanya berfungsi secara kultural. Berbeda pada masa kenabian superioritas dapat diredam. Keberadaan nabi secara fisik sangat berperan untuk menjaga progresivitas wahyu dalam proses emansipasi kemanusiaan. Persoalannya, problematika umat semakin kompleks dan tidak terbatas seiring perkembangan zaman, sementara Al-Qur'an sendiri terdapat aturan-aturan yang masih bersifat umum dan global (mujmal) adanya.
Al Qur’an secara umum dan dalam banyak ayatnya telah membicarakan relasi gender, hubungan antara laki- laki dan perempuan, hak- hak mereka dalam konsepsi yang rapi, indah dan bersifat adil. Kesetaraan yang telah di akui oleh Al Qur’an itu, bukan berarti harus sama antara laki- laki dan perempuan dalam segala hal. Untuk menjaga kesimbangan alam (sunnatu tadafu’), harus ada sesuatu yang berbeda, yang masing-masing mempunyai fungsi dan tugas tersendiri.
Dalam pandangan Islam perempuan memiliki kedudukan yang sama dibandingkan dengan laki-laki. Dari sudut penciptaan, kemuliaan, dan hak mendapatkan balasan atas amal usahanya perempuan memiliki kesetaraan dengan laki-laki. Sedangkan dalam hal peran perempuan memiliki perbedaan dengan laki-laki. Peran perempuan yang wajib adalah sebagai anggota keluarga yaitu sebagai istri dari suami dan ibu bagi anak-anaknya. Sedangkan peran perempuan sebagai anggota masyarakat dalam urusan muamalah mendapatkan profesi (pekerjaan) dihukumi dengan rukhshah darurat. Meskipun diperbolehkan namun harus selalu mementingkan segi kemaslahatan baik bagi rumah tangga maupun bagi masyarakat. Apabila lebih banyak kemudaratannya bagi keluarga maka profesi di luar rumah harus ditinggalkan mengingat sesuatu yang darurat tidak boleh meninggalkan hal yang wajib.
            So, para IPMawati , pelajar putri kebanggaan Muhammadiyah, mari berdiri, tegak, tampil di muka tanpa melupakan kodrat kita sebagai wanita . J


IPMawati Alia
-Anggota Bidang Advokasi PW IPM Jawa Tengah-

=====================================================================
Advokasi adalah sebuah bidang dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang diarahkan pada penyadaran, pendampingan, dan pembelaan terhadap hak-hak pelajar melalui pengembangan budaya kritis di kalangan pelajar.
Kematian adalah sebuah misteri, yang tidak bisa di ketahui, kapan ia akan menghampiri,namun dia datang dengan pasti. Pertanyaannya akankah kita di jemput ajal dalam keadaan khusnul khatimah? Akankah diri kita meninggal membawa bekal iman dan amalan yang cukup untuk menempuh perjalanan menuju akhirat?

Pantaslah jika orang paling cerdas di pandangan Rasulullah saw adalah insan yang paling sering mengingat ajal

ﻗِﻴﻞَ : ﺃَﻱُّ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﺃَﻛْﻴَﺲُ؟ ﻗَﺎﻝَ : ‏« ﺃَﻛْﺜَﺮُﻫُﻢْ ﻟِﻠْﻤَﻮْﺕِ ﺫِﻛْﺮًﺍ،ﻭَﺃَﺣْﺴَﻨُﻬُﻢْ ﻟَﻬَﺎ ﺍﺳْﺘِﻌْﺪَﺍﺩًﺍ »
Rasulullah di Tanya seorang pemuda “siapakah mu’min yang paling cerdas ya Rasul? Rasulullah menjawab “yang paling banyak mengingat kematian, dan yang paling baik persiapan terhadapnya” (Hr. Ibnu Majah )

Jika dalam sehari kita minum obat sebanyak tiga kali, lalu berapa kali kita ingat pada kematian dalam waktu satu hari?

Jikadalam sehari kita makan lebih dari tiga kali. Lalu adakah sebagian waktu yang kita luangkan untuk sekedar mengingat ajal?

Jika dalam sehari kita berjam-jam menghabiskan waktu untuk bermain game, sudahkah kita menyisihkan sebagian waktu untuk menyiapkan perbekalan setelah ajal menjemput?

ﻛَﻔَﻰْ ﺑِﺎﻟﻤَﻮْﺕِ ﻭَﺍﻋِﻈًﺎ
Cukuplah kematian sebagai mau’idzoh
 
[]Lovalia
Sejatinya, semua wanita itu mulia, berharga, tapi sayangnya kebanyakan dari wanita itu lupa akan harga dirinya. Maka dari itulah, Allah menurunkan pesan cinta-Nya dalam surat al-ahzab ayat 59, agar kita menjaga apa yang harusnya terjaga, agar kita tidak diganggu karena kita berharga dan agar mudah dikenali sebagai muslimah.

Setiap gelar pasti punya identitasnya masing-masing.
Dokter dengan jas putih lengkap dengan stetoskopnya, polisi dengan seragam abu-abu, peluit serta topinya, dan gelar-gelar lainnya.

Begitupun dengan kita, Allah telah memberikan gelar yang sangat mulia, karena gelar itu, Allah pun memberikan kita identitas yang mulia pula melalui pakaian taqwa--Jilbab syar'i.

Jika dokter, polisi, dan lain-lain saja bangga dengan gelar dan identitasnya yang diberikan oleh dunia, maka kita harus lebih bangga karena gelar dan identitas kita langsung diberikan oleh Allah sang pemilik dunia:) Let's Hijrah.. ^_^

Karena hidup akan lebih menyenangkan apabila kita mau seiring sejalan dengan apa yang Allah mau.
#jareaku #lovalia
Jilbab Bersertifikasi Halal MUI? 

Saat ini lagi heboh jilbab yg bersertifikasi MUI. Apakah ini sekedar trik promosi dan apakah itu dibenarkan? Mereka beralasan karena ada sebagian bahan kain yang mereka anggap tidak halal semacam dari babi. Lalu bagaimanakah ini?

Para ulama menetapkan kaidah dalam ilmu fiqh,  
“Hukum asal segala sesuatu benda adalah suci.” Jika ada benda yang suci, misalnya kain, tidak boleh kita hukumi terkena najis, sampai ada bukti najisnya. Jika tidak ada bukti, kembali kepada hukum asal, bahwa itu suci.

 Dengan memperhatikan prinsip di atas, barang gunaan, yang tidak dikonsumsi, seperti jilbab, baju atau yang lainnya, pada dasarnya tidak perlu ada sertifikat halal. Karena untuk membuktikan bahwa itu halal dan suci sangat mudah. Dan jika diklaim mengandung najis, harus ada bukti. Karena Islam agama yang kamil (sempurna) dan syamil (lengkap) yang menjelaskan setiap urusan secara detail, sehingga kita akan mengetahui berbagai solusi dari permasalahan yang kita hadapi dan belum kita ketahui. Ini sebagai bentuk kemudahan Islam.

Wallahu'alam

=======================================================
Artikel ini juga dapat dibaca di Kompasiana


Pernah patah hati? Saat seseorang meretakkan hati kita, saat luka menghampiri sudut-sudut hati, saat kecewa mulai meninggalkan kesan di seluruh penjuru, bagaimana rasanya?

Berapa kali kita menangis dan meronta hingga mengusik telingaNya? Berapa kali kita mengadu, tanpa tahu Dia pun sedang disakiti oleh kita. 

Saat kita melakukan dosa, mungkin Allah juga sepatah hati itu. Berapa kali kita menjadi pemeran serta watak utama atas tercipta airmataNya? Kita selalu meminta agar Allah tidak melepaskan tanganNya, barangkali kita yang berlari dan membuatNya patah hati. Tapi Dia selalu disini, menunggu untuk kita kembali.

Saat kita mengirimkan pesanan rindu, tapi tidak ada balasan, lantas kita kecewa? Ya, kita pasti kecewa, karena setiap rindu pasti menginginkan sebuah 'pertemuan' untuk mengobati rindu yang tercipta. Allah itu tidak membenci kita, tapi dosa kita. Mungkin sudah cukup kita memainkan perasaanNya, jika benar kita sayang Dia.

Sebenarnya,

Rindu; bukan hanya perihal lama tidak bertemu, tapi juga ketika dia tidak sedang berada di sisi kita. Mungkin kini, Allah juga sedang rindu pada kita. Mungkin sudah terlalu lama Dia menunggu kata-kata atau rangkaian cerita kita dalam sebuah doa.

Doa adalah percakapan, latihan komunikasi serta pemusnah rindu kita pada dia dan Dia, secara perlahan. Bukan hanya sebelum tidur, tapi senantiasa, Dia selalu menunggu kita untuk berbicara. Bukan kata-kata manis yang dinilai, tapi isi hati. Saat kamu,kita daan mereka tidak ada yang peduli dan mengerti, Dia senantiasa ada untuk mendengarkan cerita kita. Tapi nyatanya, tidak sedetik pun kita menghampiriNya.

Jangan hanya bertemu dengan Allah hanya untuk mengharapkan harapan kita disetujuiNya. Tapi, tanyalah apa yang Dia ingin lakukan dalam hidup kita. Bersyukurlah atas segala hal yang telah dilakukanNya. Berterima kasihlah kerana Dia adalah satu-satunya yang paling boleh menyayangi kita dengan luar biasa. Lagi-lagi dalam rantaian sebuah doa, bertemulah, berceritalah seperti dua insan yang saling memerlukan antara satu sama lain.

Cari Allah dulu untuk bersujud,
Sebelum cari manusia untuk bersandar.

Andaikan kamu tau bagaimana Allah mengatur urusan hidupmu, pasti hatimu akan meleleh karena cinta kepadaNya. 
(Ibnu Qayyim Rahimahullah)

Terkadang kita ingin semua episode hidup kita yang bahagia, selalu senang dan tak ada kesedihan. Kita berprasangka, jika kita yng mengatur hidup kita sendiri, maka semua akan baik-baik saja.

Namun nyatanya tidak begitu.hidup ini bukan kita yang mengatur tapi Allah yang maha kuasa, yang telah mengaturnya untuk kita. Dengan caranya sendiri. Dan jika kita tahu semua itu, maka hati kita akan meleleh karena mencintai-Nya.

Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya dalam enam hari. Kemudian Dia berkuasa atas arsy. Tiada bagi kamu pelindung dan penolong selain dari Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran? Dia mengatur urusan dari langit ke bumi…” Q.s as Sajdah: 4-5.

Karen Allah yang mengatur, maka Allah saja yang menyusun skenario hidup kita dan Allah tak pernah mencelakakan hambanya, melainkan apapun yang terjadi, semua itulah yang terbaik untuk kita.

Untuk hidup yang penuh dengan teka teki didepannya, Namun semuanya berakhir dengan sebaik-baik jawaban.

Untuk hidup yang sementara, namun akan ada akhir kehidupan yang abadi selamanya.

Untuk kesedihan yang sementara,, akan ada waktu Allah gantikan semuanya dengan kebahagiaan.

Engkau tak pernah tahu apa yang akan terjadi. Namun Allah tahu bagaimana menjadikan hidupmu yang baik dan lebih baik lagi. Waulahu a'lam.
 
created by Ipmawati Alia. Diberdayakan oleh Blogger.
Welcome to My Blog

Blog Archive

Popular Post

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

- Copyright © Diary Jomblo Sakinah -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -