Tampilkan postingan dengan label Kreatifitas. Tampilkan semua postingan


#budayadalamcerita

On Diary - Cepu, 01 November 2019

Bunga, begitu indahnya. Hanya karena sekelompok orang terlalu mengkultuskannya, menyalahartikan makna dan kegunaannya, lantas sekelompok yang lain jadi menilai negatif lalu membencinya

Tidak perlu berlebihan menilainya, karena dia hanyalah bunga. Bagian dari semesta, ciptaan Allah yang juga untuk memperindah dunia

Secara alamiah, bunga mampu membawa kita pada titik relaksasi… contoh sederhana jika kita melihat taman tak berbunga pasti tidak sedap di pandang, beda lagi jika taman di penuhi bunga yang beragam, akan tampak indah dan membawa suasana jadi lebih hangat serta lebih nyaman

Mencoba merelaksasikan syaraf yang tegang dengan bermain bersama warna-warna kelopak cantik dan keharuman yang beraneka rupa. Cobalah, relaksasi tidak hanya dari piknik dan kopi

#jareaku #lovalia
#bunga
#PesonaIndonesia
#IndonesiaIndah
#WonderfulIndonesia
#IndoTraveller
#TrueClimber
#TheROKer
#BloraTheExplorer
#MyShafarMySyiar
#DiaryPendaki
#CatatanPerjalanan
#PendakiIndonesia
#PendakiHijabers
#BackpackerIndonesia
#HijabTraveller
#Climbing
#Adventuring
#VisitBlora
#EksploreBlora
#Kedungtuban
#Blora
#JawaTengah
#VisitIndonesia
#Indonesia

Allah menciptakan kita di dunia ini lengkap dengan kesedihan dan kebahagiaannya. Subhanallah rencana Alah sungguh indah adanya. Kebahagiaan ataupun kesedihan adalah nikmat Allah yang wajib disyukuri. Mari kita belajar untuk mnikmati & mensyukuri segala yang Allah beri. Tetaplah positif thinking atas semua rencana Allah karena hidup kita semuanya atas seizin Dia. Jangan negatif terus pikirannya sama Allah.

Masalah adl hal yang tak terhindarkan dalam hidup. Saat realita tak sejalan dg keinginan, disitu akan timbul masalah. Saat hasil dirasa tak sepadan dg usaha, disitu juga akan timbul masalah. Terhadap masalah, pilihannya: menyelesaikan atau membiarkan berlalu atau menjadi kecewa & terbebani.

Mmbiarkan masalah berlalu begitu saja tanpa penyelesaian hanya menyiapkan “bom waktu” yang akan meledak sewaktu2. Jadi, satu-satunya pilihan yang tepat adalah menyelesaikan masalah. Untuk mnyelesaikan masalah, maka kita harus terlebih dulu “mengecilkan” masalah. Bukan berarti mnggampangkan masalah, tapi bagaimana harus menjadi lebih “besar” dari masalah. Agar tidak kalah dari masalah itu sendiri bahkan mampu mengatasinya hingga tuntas.

Tenangkan diri Tarik napas, barengi dzikir, smpe hati&pikiran tenang. Merespon dg sikap panik justru bikin masalah lebih besar&sulit menuntaskan.

Renungkan akar masalah. Ingat-ingat & renungkan apa sesungguhnya penyebab masalah. Baiknya turunkan ego dalam diri agar bisa melihat dengan jernih sang akar masalah. Kalau memang akar masalah berasal dari diri, jangan malu mengakui dan introspeksilah. Merenungkan akar masalah & menurunkan ego bikin masalah jadi tidak sebesar & serumit yang kita duga. 

Pikirkan beberapa solusi alternatif. Tak menutup kemungkinan bahwa kita dapat menempuh beragam solusi. Dengan berbagai alternatif solusi, juga jadi sugesti bahwa ternyata masalah kita relatif bisa teratasi.

Biasakan berempati pada masalah orang lain. Buka mata & telinga pada persoalan di sekeliling, agar sadar masalah kita belum apa-apa dibanding sejuta persoalan di luar sana. Renungkan & pelajari bagaimana seseorang mampu mengatasi masalah yang jauh lebih rumit dari masalah kita. Jika dia mampu mengatasinya, kenapa kita tidak?

Yang paling penting adalah bersandar hanya kepada Allah! Yakin bahwa Allah adalah sebaik-baik penolong & berdoalah penuh kesungguhan. Jika keyakinan sudah terpatri, maka akan bangkit sugesti positif dalam diri. bahwa tak ada yang tak bisa teratasi dengan izin & keridhoan Allah.

Mari perbanyak bersyukur dan jauhi sifat mengeluh. Karna nikmat Allah untuk kita begitu banyak dan tak terhitung. Ketika niatmu karena Allah, rintangan semacam apa pun yg menghalangimu itu takkan menggoyahkan langkahmu. Semangat untuk pejuangan Allah! Seperti kata orang bijak : jika air matamu harus menetes kali ini dan jika tidak ada pundak untuk berbagi ingat! Kamu masih punya sajadah untuk bersujud. Karena hanya ada satu tempat untuk mengadu, menangis, bercerita juga meminta. Dekatkanlah keningmu di atas sajadah untuk bersujud kepada-Nya.

[]Lovalia 
Berangkat dari pengalaman pribadi
Wahai ukhti muslimah, apa yg membuatmu masih enggan kenakan hijab? Padahal itu kewajiban dari Allah dan Rasulullah :') Islam sangat memuliakan dan mengistimewakan wanita,Tak perlu dipertanyakan, kewajiban berhijab adalah hal terbaik untuk wanita :') Dia penjaga diri, penjaga pandangan, penjaga keimanan dan pendekat antara hamba dan Tuhan-Nya, itulah hijab :')

Kebaikan atau keburukan yang ukhti lakukan, sebesar gunung atau sekecil bakteri pun akan ada balasannya. hidayah itu kita sendiri yang cari! caranya ya dengan kita berusaha untuk semakin mendekatkan diri pada Allah. 

Tidak menutup aurat, sama saja tidak bisa mencium bau surga. Padahal bau surga itu bisa tercium dari jarak yang sangat jauh. Padahal Allah memerintahkan memakainya bukan menunggu sampai kita siap atau bahkan iman kita mantap. 

Mau berjilbab, takut kehilangan pekerjaan, padahal yang memberikan rezeki adalah Allah. Mau berjilbab takut kehilangan teman, padahal teman yang baik takkan meninggalkanmu saat kau memperbaiki diri.

Membiarkan aurat terbuka berarti mengesankan diri kepada lelaki bahwa yg bersangkutan boleh diganggu, baik dgn perbuatan maupun perkataan. Kamu tau ga? Cewek berhijab itu jarang mau digodain cowok, krn mereka punya rasa respect sendiri :)

[]Lovalia

Allah SWT berfirman dlm Al-Qur'an bahwa dunia ini adalah sebuah perhiasan & sebaik-baiknya perhiasan adalah wanita yg sholehah. HIJAB. bukan hanya menambah keindahan fisik, tapi juga menambah keindahan hati. Muslimah yg berhijab akan dihormati & dihargai oleh laki-laki, dan mereka akan merasa segan & malu untuk mengganggu muslimah yg berhijab.
Kita dapat memberdayakan sampah gelas plastik air mineral. Namun, kalau tidak mau repot2 bermain cat warna, kita bisa gunakan gelas plastik bekas minuman yang sudah ada warna-warna cantiknya seperti ale-ale atau teh gelas (upppsss nyebut merk hehe). Kali ini kita akan buat bunga-bunga cantik untuk hiasan pintu. Yuk simak dan praktekkan.

Alat dan bahan :
1. Gelas plastik bekas
2. Gunting
3. Cutter/ Silet

Langkah-langkah :

1. Siapkan semua alat dan bahan (Abaikan staples, nggak sengaja difoto) haha. Bersihkan gelas plastik yang siudah kosong.


2. Gunting bibir gelas bagian atas yang berbentuk seperti gelang dan simpan.


3. Potong sisi gelas menjadi 8 bagian sama besar kemudian mekarkan, jangan salah potong, lihat gambar.


4. Lipat setiap potongan gelas dan gunting meruncing pada ujingnya (Lihat gambar yang telah jadi).
5. Ambil potongan bibir gelas yang berbentuk gelang kemudian kaitkan pada bunga, bisa juga menggunakan lem.


6. Rangkai beberapa bunga plastik menjadi berkaitan satu sama lainnya. Jika sudah selesai pasang dibelakang pintu kamar. Berikut ini hasil akhirnya.

Sudah jadi, mudah sekali bukan?
Yukk peduli lingkungan, kalau bukan kita siapa lagi :)

[]Lovalia

Asyiknya Bermain Sampah

Selasa, 02 Juli 2013
Posted by alia machmudia



Setiap kegiatan manusia dalam kehidupan sehari menghasilkan sisa-sisa hasil dari kegiatan tersebut yang sering disebut dengan sampah. Menurut Kamus Istilah Lingkungan , “Sampah adalah bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa atau utama dalam pembikinan atau pemakaian barang rusak atau bercacat dalam pembikinan manufaktur atau materi berkelebihan atau ditolak atau buangan” Sampah dapat dibagi menjadi 2 yaitu sampah organik dan sampah anorganik.

1.Sampah Organik
Sampah Organik terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian, perikanan atau yang lain. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. Sampah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik. Termasuk sampah organik, misalnya sampah dari dapur, sisa tepung, sayuran, kulit buah, dan daun

2.Sampah Anorganik
Sampah Anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga, misalnya berupa botol, botol plastik, tas plastik, dan kaleng.

Botol plastik  adalah salah satu sampah terbesar yang ada di dunia ini .Khususnya botol-botol  plastik kemasan seperti kemasan air mineral , deterjen, minyak goreng, pupuk cair  dan lain-lain. Biasanya konsumen pasti langsung membuang sampah-sampah tersebut. Ternyata sampah-sampah botol plastik tersebut masih bisa didaur ulang kembali mejadi barang berdaya guna dan menilai ekonomis. Sampah-sampah botol  plastik ini bisa didaur ulang menjadi tempat pensil, celengan, tempat tissu, dompet, dan lain-lain. Cara membuatnya pun cukuplah mudah. Hanya dibutuhkan keterampilan memotong dan mengelem pernak pernik tambahannya.

Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Blora melalui Sekolah Kader Militan (SKM) PC IPM Kedungtuban  telah melakukan pelatihan kepada pelajar SMP-SMA-SMK tentang cara pengolahan sampah botol plastik melalui daur ulang. Para peserta SKM  dilatih cara memotong, membentuk, menempel  dan  sampah-sampah plastik menjadi barang yang bermanfaat yang bisa digunakan kembal.

Ternyata asyik juga mendaur ulang sampah plastik, selain bisa digunakan sendiri, barang-barang daur ulang ini juga bisa dijual sehingga bisa menambah uang jajan. Bahkan jika ditelateni secara serius suatu ketika bisa juga meningkatkan perekonomian masyarakat. Lalu bagaimana prosesnya? Tunggu artikel saya selanjutnya ya.. kita akan ulas proses pengerjaannya. Selain mengurangi tumpukan sampah, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan kita. Oleh karena itu, mari kita jaga lingkungan dengan mendaur ulang sampah.Asyik loh..


Ketika kamu melakukan ujian, kamu sedang mendemonstrasikan kemampuanmu dalam memahami materi , atau dalam melakukan tugas-tugas tertentu. Bila kamu ragu terhadap kejujuran ujian, atau kredibilitas ujian tersebut untuk menguji kemampuanmu, temuilah pembimbingmu.



Ujian memberikan dasar evaluasi dan penilaian
terhadap perkembangan belajarmu.


Ada beberapa kondisi lingkungan,
termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang mempengaruhimu dalam melakukan ujian.

Sepuluh tips untuk membantu kamu dalam mengerjakan ujian:
  • Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.
    Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.
  • Tenang dan percaya diri.
    Ingatkan dirimu bahwa kamu sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik.
  • Bersantailah tapi waspada.
    Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan kamu mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak.
  • Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)
    Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika kamu membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.
  • Jawab soal-soal ujian secara strategis.
    Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang kamu ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya kamu kerjakan adalah:
    • soal paling sulit
    • yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya
    • memiliki nilai terkecil
  • Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.
    Mula-mulai, abaikan jawaban yang kamu tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat kamu abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila kamu yakin akan koreksi yang kamu lakukan.
  • Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.
    Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin kamu tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak kamu diskusikan dulu.
  • Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.
    Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.
  • Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.
    Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa kamu telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.
  • Analisa hasil ujianmu.
    Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.
created by Ipmawati Alia. Diberdayakan oleh Blogger.
Welcome to My Blog

Blog Archive

Popular Post

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

- Copyright © Diary Jomblo Sakinah -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -